ACEH TAMIANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah pusat guna mempercepat penanganan dan pemulihan pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah pada periode Juni hingga Agustus 2026.

Sponsor: ACNTimes
Iklan

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan langsung antara Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., dengan Tim Satuan Tugas Pemulihan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pusat yang dipimpin oleh Direktur Tim Ahli Satgas Pusat, Imran, di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Selasa (25/8/2026).

Dalam forum tersebut, Bupati Armia menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada Presiden RI, Kementerian Dalam Negeri, serta kementerian/lembaga terkait yang secara konsisten mengawal pemulihan di Bumi Muda Sedia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Kementerian Dalam Negeri, dan seluruh jajaran kementerian yang telah bahu-membahu membantu kami untuk bangkit, termasuk Pak Imran beserta tim ahli Satgas Pusat,” ujar Bupati Armia.

Menurutnya, penanganan dampak bencana yang kompleks menuntut keterpaduan langkah antara pusat dan daerah agar realisasi kebijakan di lapangan berlangsung cepat dan tepat sasaran.

Sponsor: ACNTimes
Iklan

“Sinergi ini sangat krusial agar seluruh agenda rehabilitasi berjalan efektif, tepat guna, dan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas normal,” tegasnya.

Agenda evaluasi ini membedah sejumlah poin strategis, di antaranya percepatan penyaluran Tambahan Transfer ke Daerah (TKD), Bantuan Keuangan Khusus (BKK), pemulihan lahan pertanian, hingga progres fisik infrastruktur.

Pemkab Aceh Tamiang juga memastikan penyaluran jaminan hidup (jadup) bagi warga terdampak tetap berjalan transparan. Pada sektor infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum setempat telah merampungkan lima paket pekerjaan prioritas, mencakup perbaikan akses jalan dan pembangunan drainase termasuk normalisasi di kawasan Perumahan GRR yang sebelumnya sempat tergenang cukup lama.

Sementara itu di sektor pertanian, Kementerian Pertanian terus mendorong percepatan pencairan anggaran bagi pemulihan sawah dan perkebunan warga. Atas kecepatan respons tersebut, Aceh Tamiang dinilai berhasil mencapai target pemulihan sektor pertanian sesuai rencana yang ditetapkan.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri Direktur Tim Ahli Satgas Pusat, Imran, bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, PLN, serta jajaran Kepala SKPK terkait di lingkungan Pemkab Aceh Tamiang.

Simak berita dan artikel lainnya melalui saluran kami di Channel WhatsApp